RBT… Oh RBT… [Sekedar Keluh Kesah]

Music - Getty Image

WARNING: THE CONTENT OF THIS POST IS HIGHLY SUBJECTIVE AND CANNOT BE USED AS A REFERENCE

“Kemarin sudah dilarang kok, tapi sekarang peraturannya direvisi. Banyak yang protes,” katanya. Well, RBT alias Ring Back Tone memang dilematis. Di satu sisi format baru distribusi musik ini menghidupkan lagi industri musik di tanah air yang sempat diguncang maraknya pembajakan. Di sisi lain, RBT juga yang membuat industri musik tanah air jadi mati suri. Saya sendiri, secara pribadi, lebih suka kalau RBT dihapuskan dari muka bumi, setidaknya untuk sementara waktu.

Saya memang bukan pengamat musik profesional. Read the rest of this entry »


Ramah Itu Subjektif

SmileSaya cuma bisa manggut-manggut saat dia bilang, “Kamu itu kurang ramah.” Well, he’s the boss. What can I say? Saya cuma bisa bilang, “Baik pak, akan saya usahakan lebih baik lagi.” Honestly, I don’t really get it. What does he mean by ‘ramah’? Dengan pertimbangan apa dia bilang saya kurang ramah? Apa ukuran ramah? Seingat saya, selama bertahun-tahun saya bekerja di hotel, baru kali ini saya mendengar orang mengatakan saya kurang ramah. Benarkah saya kurang ramah?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ramah didefinisikan sebagai “baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya; suka bergaul dan menyenangkan dalam pergaulan.” Read the rest of this entry »


Don’t Work Hard, Work Smart!

Work SmartSore itu saya memang sibuk. Saking sibuknya sampai-sampai saya tidak melihat Jezz lewat di depan meja receptionist. “Working hard, eh?” sapanya mengejutkan saya yang masih sibuk memeriksa jadwal kedatangan tamu hari itu. “Yup,” jawab saya singkat sambil tersenyum. “Don’t work hard, work smart,” jawab Jezz sambil ngeloyor pergi. Don’t work hard, work smart. Somehow, that sentence changed my life forever.

Jezz? Who’s Jezz? Orang yang baru kenal memanggilnya Mr. Miller, Mr. Gerard Miller. Read the rest of this entry »


Angka Pun Bisa Bernyanyi dan Berkisah

NumbersKonsonan dan vokal bisa saja ditata sedemikian rupa untuk menghasilkan kata, kalimat, atau paragraf yang begitu indah tapi tidak dengan deretan angka. Rasanya tidak ada pujangga yang melirik angka saat mereka mengungkapkan apa yang ada di dalam hati mereka. Angka mungkin tak pandai menggugah perasaan, kecuali kalau deretan angka itu berhubungan dengan mata uang. :D Anyway, numbers don’t lie dan dengan kejujurannya angka bisa menuturkan kisah yang sangat indah. Angka juga bisa menyanyikan tembang yang merdu kalau kita mau mendengarkannya. Read the rest of this entry »


Michael Kiske Vs. Andi Deris

Andi Deris - Michael Kiske

Bisa jadi Helloween adalah band power metal pertama yang namanya mendunia meskipun kalau ditelusuri, cikal bakal genre ini sudah ada sejak zamannya Iron Maiden. Kapanpun munculnya tapi tak bisa disangkal kalau Helloween adalah pembuka jalan buat band power metal lain. Nama Helloween sendiri lantas identik dengan dua nama besar di dunia power metal: Michael Kiske dan Andi Deris. Dua vokalis ini membawa warna berbeda buat Helloween. Menariknya, topik Michael Kiske Vs. Andi Deris ini ternyata cukup ramai di kalangan fans Helloween.

Sebagian mendukung Michael Kiske sementara yang lain pro Andi Deris. Read the rest of this entry »


Bertahun Tertipu Oleh Head Voice

Robert Plant

Dulu saya dibuat terkesima dengan lengkingan suara Robert Plant saat ia masih mengawal Led Zeppelin menuju puncak kejayaannya. Lagi-lagi saya dibuat terpesona dengan tarikan suara Michael Kiske (Helloween), Miljenko Matijevic (Steelheart) dan semua vokalis glam metal atau power metal yang melengking tinggi. Dulu saya kira mereka adalah beberapa orang yang mendapat anugerah suara emas. Bertahun-tahun saya tertipu. Saya kira lengkingan tinggi itu adalah suara asli mereka. Ternyata tidak. Sekarang saya tahu kalau itu bukanlah suara asli mereka.

Kecurigaan saya berawal ketika saya melihat aksi Myles Kennedy (Alter Bridge) saat membawakan tembang Broken Wings secara akustik. Read the rest of this entry »


Kenapa Begitu Banyak Kebetulan?

Kebetulan

Kebetulan saya pernah kerja di…. Kebetulan saya sempat berkunjung ke…. Kebetulan saya pernah mempelajari….. Kebetulan… Kebetulan… Rasanya kata yang satu ini sudah jadi kata wajib dalam percakapan, terutama antara dua orang yang belum terlalu akrab. Mungkin maksudnya biar nggak berkesan sombong. Boleh saja sih tapi apa semua harus terjadi karena kebetulan? Kalau semua dianggap kebetulan berarti banyak juga yang terjadi tanpa disengaja. Bicara soal kebetulan, saya jadi ingat film-film yang sempat saya tonton.

Kalau dipikir, jalan hidup ini memang tidak bisa direncanakan. Dalam perjalanan selalu saja ada hal yang berada di luar prediksi. Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 99 other followers